DRESTARASTA

DRESTARASTA adalah putra Resi Abiyasa/PrabuKresnadwipayana, raja negara Astina dengan Dewi Ambika, putri Prabu Darmahambara dengan Dewi Swargandini dari negara Kasi. Ia mempunyai dua orang saudara lain ibu, yaitu Pandu dan Yamawidura.
Drestarasta memiliki cacat buta kedua matanya sejak lahir. Sebagai orang buta, ia memiliki sifat tenang, arif bijaksana, tetapi lemah dalam pendirian. Ia mendapat anugrah Dewata kesaktian yang sangat hebat, bernama ; Aji Leburseketi, yang daya kesaktiannya, apa saja yang diraba dan dipegangnya, pasti lebur menjadi abu.
Drestarasta kawin dengan Dewi Gandari, putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini, dari negara Gandaradesa/Plasajenar. Ia mempunyai putra sebanyak 100 (seratus) orang = 99 orang lelaki dan 1 (satu) orang wanita  yang dikenal dengan sebutan Sata Kurawa.
Drestarasta naik tahta kerajaan Astina mewakili Prabu Pandu yang mengundurkan diri, dengan syarat akan menyerahkan kembali negara Astina kepada anak-anak Pandu (= Pandawa) setelah mereka dewasa. Tapi karena hasutan Arya Sangkuni, adik Dewi Gandari, Drestarasta mengangkat Duryudana, putra sulungnya menjadi raja Astina. Keputusannya ini menjadi awal perselisihan antara keluarga Pandawa dan Kurawa yang berakhir di perang Bharatayuda.
Drestarasta mati setelah perang Bharatayuda. Ia mati moksa didalam pancaka bersama Dewi Gandari dan Dewi Kunti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s