WATUGUNUNG

PRABU WATUGUNUNG waktu mudanya bernama Radite atau Jaka Wuduk. Ia putra Prabu Palindriya, raja negara Purwacarita, empat keturunan dari Sanghyang Rudra, putra Sanghyang Tunggal dengan Dewi Darmani. Ibunya bernama Dewi Sita. Radite mempunyai saudara seyah lain ibu sebanyak 5 (lima) orang, masing-masing beranama : Anggara, Buda dan Sukra (dari ibu Dewi Soma), Dewi Setyawati dan Wukir (dari ibu Dewi Landep, adik Dewi Sita).
Karena kesaktiannya, Radite/Jaka Wuduk  setelah diusir oleh ibunya karena sesuatu peristiwa, berhasil menjadi raja negara Gilingwesi dan bergelar Prabu Watugunung. Tanpa sepengetahuan keduanya, ia kemudian memperistri ibunya sendiri, Dewi Sita dan mempunyai anak sebanyak l9 orang. Prabu Watugunung kemudian menyerang negara Purwacarita, membunuh ayahnya sendiri, Prabu Palindriya. Ia juga memperistri Dewi Landep, bibinya dan berputra 6 orang, serta memperistri Dewi Soma, berputra l orang.
Atas permintaan Dewi Sita, Prabu Watugunung menyerang Suralaya untuk memperistri Dewi Sri. Karena pasukan kadewatan tak dapat mengalahkannya, Bathara Guru kemudian meminta bantuan Prabu Satmata, raja negara Medangkamulan. Dalam pertenpuran tersebut, akhirnya Prabu Watugunung tewas ditangan Prabu Satmata yang dibandu putranya, Prabu Sri Mahapunggung, yang sesungguhnya penjelmaan Batara Wisnu dan putranya, Bathara Srigati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s